Upacara Upanayana Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2019/2020

Bertepatan dengan har suci Sugihan Bali Jumat, 29 Juli 2019 sebagai realisasi program SD Saraswati 6 Denpasar menyelenggarakan Upacara Upanayana bagi peserta didik baru Tahun Pelajaran 2019/2020 yang di pimpin oleh Ida mangku dari Griya Enjung Beji Jl. Kenyeri. Upacra ini dilaksanakan bagi seorang anak yang mulai memasuki masa Brahmacari Asrama (masa belajar menuntut ilmu pengetahuan).Upanayana merupakan wujud dari peningkatan status seseorang (siswa) ke tingkatan yang lebih tinggi dalam artian mereka dilahirkan untuk kedua kali secara spiritual dalam menuntut dan mempelajari ilmu pengetahuan yang lebih menekankan pada pembinaan mental dan moralitas.Istilah Upanayana berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya perkenalan.Upanayana adalah masa perkenalan peserta didik (siswa) baru di lingkungan sekolah yang dilakukan secara spiritual melalui pendekatan ritual maupun perkenalan yang bersifat fisikal dengan pengenalan kondisi sekolah secara keseluruhan. Artinya dalam pelaksanaannya ditekankan tentang proses penanaman dan pengenalan karakteristik kehidupan belajar, baik secara spiritual, psikologis, dan akademik. Di samping itu pelaksanaan Upanayana lebih mengutamakan pembinaan spiritual, maka dalam penerapannya Upanayana lebih diprioritaskan pada pemahaman ajaran agama Hindu serta bagaimana praktik mengenai ajaran agama Hindu.Kegiatan Upanayana selain memberikan beberapa program perkenalan terhadap peserta didik baru dengan lingkungan tempat belajarnya, tetapi juga sebagai upaya pendekatan spiritual atau pendekatan kerohanian.Hal ini ditandai dengan kegiatan inisiasi atau Pewintenan Saraswati yang bertujuan memohon restu ke hadapan Dewi Saraswati untuk memperoleh anugerah kekuatan lahir bhatin (wahya adhyatmika) dalam memasuki lingkungan baru kususnya bagi pada jenjang pendidikan formal. Harapannya adalah dalam mengawali proses menuntut ilmu pengetahuan dan teknologi di SD Saraswati 6 Denpasar seluruh peserta didik selalu dalam tuntunan serta bimbingan Sang Hyang Aji Saraswati sebagai dewaning pangeweruh. Dalam kegiatan tersebut Dr. Ni Wayan Sudiasih selaku kepala SD Saraswati 6 Denpasar dan Made Mardika, S.Ag.,M.Pd.H selaku Guru Agama Hindu memberikan Dharmawacana tentang makna dan tujuan dilaksanakannya Upacara Upanayana tersebut. (admin)